Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Utang Hipotik

Pengertian Utang Hipotik

Pengertian Utang Hipotik, Hutang Jangka Pajang

Saat sebuah perusahaan ingin mengumpulkan dana yang sangat cepat, tidak sedikit upaya yang mereka lakukan demi mendapatkannya. Salah satu usaha yang sering dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar adalah melakukan utang hipotik.

Pengertian utang hipotik (Mortgage Notes Payable) adalah hutang jangka panjang yang diperoleh dari sebuah bank dengan menggunakan jaminan berupa harta-harta yang tidak bergerak, seperti rumah, hotel, gedung, dan lain sebagainya.

Selain menggunakan persyaratan dari barang-barang yang tak bergerak, pihak debitur harus memberikan beberapa dokumen resmi lainnya sebagai pendukung untuk memperoleh utang jenis ini. 

Menurut pengertian utang hipotik yang merupakan hutang dengan jangka panjang, waktu jatuh temponya cukup lama, bahkan hingga 25 tahun. Apabila seorang debitur (peminjam) telah disetujui permohonannya untuk melakukan utang hipotik maka terdapat kewajiban untuk menyerahkan surat kepemilikan dari properti yang dijaminkan kepada pihak kreditur (bank).

Meskipun pihak bank telah memegang surat tersebut, namun sang peminjam masih bisa menggunakan atau memanfaatkan aset yang telah dijaminkan tersebut. 

Sama halnya dengan utang bank, utang hipotik juga memiliki resiko pembayaran pajak perusahaan kepada negara sangat kecil. Sebab, segala macam bentuk hutang yang dibebankan pada perusahaan akan mengurangi jumlah pembayaran pajak, karena bunga yang diberikan pihak bank kepada perusahaan terbilang cukup besar.

Besar kecilnya bunga yang didapat dari utang hipotik ini tergantung seberapa besar juga hutang yang dipinjam kepada pihak bank. Selain itu, lama waktu pinjaman juga mempengaruhi besarnya bunga yang akan dibebankan kepada debitur. 

Cara untuk memperoleh dana tambahan dengan melakukan utang hipotik sangat umum untuk dilakukan. Selain membuat pembayaran wajib pajak mengecil, langkah ini termasuk paling cepat dalam memperoleh dana.

Berdasarkan pengertian utang hipotik tersebut, resiko yang diambil oleh perusahaan yang menggunakan cara ini terbilang cukup besar walaupun pajak yang mereka tanggung sangat kecil.

Sebab, bila tidak mampu membayar dalam jatuh tempo yang telah ditentukan, maka properti yang telah dijaminkan akan menjadi milik bank sepenuhnya. Selain itu, pihak debitur juga tidak bisa menggunakan atau memanfaatkan bangunan tersebut untuk aktivitas seperti biasanya. 

Post a Comment for "Pengertian Utang Hipotik"