Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Subjek Pajak Luar Negeri

Pengertian Subjek Pajak Luar Negeri

Pengertian Subjek Pajak Luar Negeri

Subjek pajak luar negeri adalah pribadi atau perseorangan yang tidak menetap dan tinggal di Indonesia atau pribadi yang menetap di Indonesia dalam kurun waktu 12 (dua belas) bulan dan tidak tinggal lebih dari 182 hari di Indonesia.

Tidak hanya pada perseorangan, pengertian subjek pajak luar negeri juga berlaku pada badan usaha yang menjalankan bisnisnya di Indonesia namun tidak didirikan dan tempat kedudukan aslinya tidak di Indonesia. 

Definisi lain datang dari Undang-undang Pajak Penghasilan (PPh) Nomor 7 Tahun 1983 Pasal 2 Ayat 4 yang telah menetapkan makna maupun kriteria dari subjek pajak luar negeri. Terjadi beberapa kali perubahan Undang-Undang tentang Pajak Penghasilan yang kini ada pada UU PPh Nomor 6 Tahun 2008.

Pada Peraturan Direktorat Jenderal Pajak pasal 4 PER-43/2011 juga menyebutkan bahwa subjek pajak luar negeri tidak harus mengeluarkan SPT tahunan. Selain itu, hanya dikenai pajak atas hasil usaha tidak tetap yang hasilnya berasal dalam negeri saja seperti yang telah dijabarkan pada pengertian subjek luar negeri, serta dikenai pajak dengan tarif tertentu atas hasil bruto usaha yang dilakukan di Indonesia. 

Namun, berbeda jika usaha yang tersebut berupa BUT (badan usaha tetap) maka hasil yang didapatkan akan dikenai pajak penghasilan lewat BUT tersebut baik itu pada badan usaha maupun perseorangan. Dengan begitu BUT menjadi pengganti perseorangan atau badan usaha atas subjek pajak luar negeri yang mana harus menuntaskan kewajiban pajaknya. 

Sedangkan pada PER-43/2011 pasal 16 menyebutkan bahwa apabila subjek pajak luar negeri tersebut bisa menjalankan usaha maupun kegiatan dengan bentuk usaha tetap dalam negeri dan mempunyai tempat kedudukan manajemen.

Yang dimaksud dengan tempat kedudukan manajemen yaitu tempat menjalankan operasional usaha secara rutin setiap hari. Pun dalam pengambilan keputusan tidak boleh bersifat strategis dan tidak mengendalikan perusahaan secara penuh setiap hari. 

Itulah ulasan singkat pengertian subjek luar negeri. Perpajakan subjek pajak luar negeri akan berakhir jika tidak cukup menghasilkan saat di Indonesia. 

Post a Comment for "Pengertian Subjek Pajak Luar Negeri"