Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian P3B : Perjanjian Dua Negara

Pengertian P3B

Pengertian P3B

Pengertian P3B yaitu sebuah perjanjian atas penghindaran pajak antara dua negara yang memiliki hubungan bilateral untuk mengatur terkait dengan pembagian hak atas pemajakan yang terhitung dari penghasilan yang didapatkan oleh warga dari salah satu negara ataupun keduanya.

Untuk melaksanakan perjanjian tersebut, diperlukan adanya aturan tertentu yang sudah diatur sesuai kesepakatan kedua Negara. 

Sehingga ketentuan-ketentuan yang ada akan lebih jelas dan dipahami oleh kedua belah pihak, seperti dalam hal perhitungan bunga dan dividen.

Jika ternyata terdapat sebuah perbedaan, maka perlu diadakan prosedur mutual agreement. Pengertian P3B sendiri merupakan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda, yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Tax Treaty. 

Adanya P3B memiliki beberapa tujuan tertentu, salah satunya yaitu agar meminimalisir adanya pemajakan yang bersifat ganda, yang dapat memberatkan iklim pada dunia usaha.

Dengan adanya P3B ini, maka ditetapkan bahwa pajak yang harus dibayarkan atas laba usaha yang diperoleh hanya dikenakan di negara yang menjadi domisili. Jadi ketentuan tersebut hanya berlaku Negara domisili.

Selain itu, P3B juga bisa meningkatkan investasi berupa modal dari mancanegara. Karena, ketika pajak yang dibayarkan atas investasi tinggi, justru akan menyurutkan minat pemodal untuk melakukan investasi. Selanjutnya investasi yang minim juga dapat menyebabkan pertumbuhan modal menjadi lambat yang berakibat pada terhambatnya keberlangsungan sebuah usaha. 

Kemudian, P3B juga bisa menjadi faktor meningkatnya sumber daya suatu negara. Ketika terdapat pembebasan pajak pada mahasiswa  serta pelatihan yang diadakan pada suatu negara, maka akan meningkatkan minat mereka dalam belajar, sehingga bisa menjadi bekal untuk meningkatkan SDM suatu negara. 

Dengan memahami pengertian P3B, maka setiap negara bisa menjalankan perjanjian yang telah dilakukan. Di sini, kedua belah pihak dapat saling bertukar informasi, sehingga dapat diketahui sedini mungkin jika ternyata terdapat penduduk yang belum memenuhi kewajiban perpajakan.

Jadi, setiap negara bisa memberikan laporan terkait pendapatan penduduk asing pada negara sumber, bisa dengan cara mengirim bukti penerimaan pendapatan, kemudian dihitung kembali pada akhir periode pajak.

Post a Comment for "Pengertian P3B : Perjanjian Dua Negara"